17 Tanggapan Jelek Dari Olahraga Secara Berlebihan

11:10 PM

Akibat olahraga secara berlebihan -- Selain insan perlu makan dan tidur, maka aktifitas olahraga juga termasuk dari kebutuhan penting manusia.

Berolahraga tubuh tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik semata, bahkan olahraga sanggup menawarkan efek yang positif bagi kesehatan psikologis dan mental seseorang.

Dimana orang yang berolahraga dirinya akan terangsang untuk mencicipi jiwa yang senang dan bahagia.

 maka aktifitas olahraga juga termasuk dari kebutuhan penting insan 17 Akibat Buruk dari Olahraga Secara Berlebihan

Dengan begitu, olahraga menjadi potongan yang sangat penting dari aktifitas sehari-hari, Kita harus benar-benar memahami akan pentingnya tubuh yang sehat dari melaksanakan olahraga.

Gunakan URL singkat: http://goo.gl/woYziA (untuk share artikel ini ke Twitter)

Olahraga secara berlebihan tidaklah baik...

Walaupun kita sudah menyadari wacana pentingnya melaksanakan aktifitas olahraga, akan tetapi juga perlu mengetahui bahwa melaksanakan olahraga secara berlebihan bukanlah sesuatu yang baik...

Apalagi hingga terlalu sering dilakukan, justru olahraga yang berlebihan sanggup membahayakan kondisi tubuh, dan juga mental.

Hal itu mungkin alasannya ialah saking antusiasnya untuk rajin berolahraga, akan tetapi ternyata melakukannya dengan berlebihan...

...mungkin alasannya ialah dirinya berpikir bahwa dengan semakin banyak melaksanakan aktifitas olahraga maka akan semakin baik..

Padahal hal ini tidaklah benar, alasannya ialah olahraga berlebihan sanggup menjadikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan, bahkan bisa problem mengalami cedera pada otot bahkan hingga patah tulang.

Akibat lainnya yaitu kelelahan yang sangat dan juga bisa menjadikan stres, serta beberapa hal jelek lainnya. 

Orang yang sangat beresiko tinggi dalam berolahraga secara berlebihan, umumnya orang yang mempunyai problem dengan berat tubuh yang berlebih...

...sehingga alasannya ialah ingin cepat kurus atau mempunyai berat tubuh ideal maka melaksanakan olahraga yang diluar kemampuannya, yang tentunya ini TIDAK BAIK.

Kapan olahraga dikatakan berlebihan?

Olahraga sanggup dikatakan berlebihan kalau dilakukan terlalu sering, dengan berkali-kali dilakukan dalam sehari, yang bersama-sama satu kali sesi ataupun dua kali sudah mencukupi (bahkah munkin lebih). 

Demikian juga kalau olahraga dilakukan dengan terlalu lama, hingga berjam-jam dalam setiap harinya, maka ini juga tidak baik. 

Adapun olahraga setiap hari masih diperbolehkan, dengan syarat jamnya / waktunya tidak berlebihan, disarankan paling usang 30 menit, entah untuk olahraga jogging, bersepeda dll.

Yang benar-benar ancaman ialah olahraga setiap hari dengan waktu yang lama, bahkan lebih dari 1 jam untuk jogging (misalnya), maka ini terang perlu dihindari.

Sebagai ukuran yang niscaya dari orang yang berlebihan dalam berolahraga, yaitu melaksanakan olahraga dengan melebihi batas kemampuan tubuhnya... sehingga olahraga tersebut justru berdampak jelek untuk tubuhnya.

Kamu bersama-sama sanggup melaksanakan olahraga setiap harinya, tetapi direkomendasikan waktu berolahraga untuk setiap harinya ialah 30-50 menit, ukuran ibarat ini masih tergolong normal, bahkan mencukupi untuk dilakukan. 

Adapun olahraga yang sanggup Kamu lakukan ibarat aerobik, lari, jogging bersepeda, berenang, dan lainnya.

Tanda seseorang yang sudah berlebihan berolahraga...

  1. Mengalami kelelahan berlebihan dikala melaksanakan suatu aktifitas, hal itu alasannya ialah tubuh yang terlalu dipaksa untuk berolahraga secara berlebihan, menjadikan waktu untuk tubuh sanggup pulih kembali menjadi sangat lama.
  2. Tubuh bukannya bertambah bugar, justru tampak mengalami "jiwa yang tidak semangat" dan terlihat tidak bertenaga (mudah lelah).
  3. Orang yang kecanduan berolahraga (secara berlebihan) maka secara psikologis akan mengalami rasa selalu bersalah kalau tidak berolahraga, hal ini tidaklah baik alasannya ialah merasa salah tidak pada tempatnya.
  4. Terlihat memaksakan diri untuk olahraga yang berat, padahal sudah dalam keadaan lelah dan bahkan sudah mengalami pegal-pegal, atau bahkan nyeri otot.
  5. Mengalami cedera atau nyeri otot dalam waktu yang terlalu lama.
  6. Jika pada wanita, maka mengalami gangguan menstruasi.
  7. Mengalami susah tidur.
  8. Peningkatan denyut jantung sangat cepat dikala dalam keadaan normal, ini tidaklah baik.
  9. Sering mengalami sakit kepala.
  10. Mood menjadi praktis berubah, dan juga suka emosian.
  11. Nafsu makan menjadi menurun terlalu parah.


Bahaya (dampak) dari akhir olahraga secara berlebihan...

Olahraga yang dilakukan dengan berlebihan, selain menjadikan tubuh nyeri, bahkan hingga cedera fisik dan otot, juga sanggup menjadikan terjadinya kehilangan cairan tubuh pada tubuh.

Masalah lainnya beresiko mengalami insomnia, depresi, rasa lelah yang berlebihan dalam waktu terlalu lama, sehingga akan mengganggu aktifitas Kamu jadinya.  

Berikut di bawah ini penjelasannya secara lengkap.

1.  Cedera buruk

Ini tentu sudah pasti, berolahraga secara berlebihan akan menciptakan tubuh menjadi kelelahan yang berlebihan, sehingga kita jadinya akan sangat praktis mengalami cedera. 

Yang paling berbahaya ialah hingga pada taraf tubuh keseleo hingga patah tulang. Atau minimalnya akan menciptakan tubuh menjadi nyeri otot, sehingga olahraga yang tujuannya menguatkan tubuh justru malah menciptakan kondisi tubuh menjadi buruk.

2.  Beresiko gagal jantung

Kelelahan alasannya ialah olahraga yang berlebihan juga bisa menciptakan jantung menjadi lemah, sehingga sanggup meningkatkan resiko kerusakan pada jantung, untuk itu penting cukupi nutrisi sehari-hari Kamu guna menghindari hal tersebut.

3.  Sistem kekebalan tubuh menurun

Ketika tidur bersama-sama secara otomatis tubuh akan menjadi pulih kembali, akan tetapi kalau Kamu olahraga terlalu usang menjadikan waktu beristirahat berkurang, disamping juga tubuh menjadi sangat lelah.

Sehingga menjadikan sistem kekebalan tubuh juga menjadi melemah. Akibatnya tubuh sangat rentan untuk terjangkit penyakit ibarat batuk, nyeri kepala, demam, dan penyakit lainnya.

4.  Gangguan menstruasi

Melakukan olahraga secara berlebihan juga mengakibatkan berkurangnya lemak tubuh yang terlalu banyak.

Apabila problem ibarat ini dialami oleh wanita, menawarkan resiko gangguan menstruasi, dan kalau hal ibarat ini berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama, maka sanggup beresiko kemandulan pada wanita.

Sebuah studi yang dilakukan pihak Norwegian University of Science and Technology, menawarkan hasil penlitian bahwa olahraga berlebihan sanggup merusak kesuburan wanita.

Gangguan kesuburan terjadi sesudah perempuan melaksanakan olahraga tiga kali lipat dibanding orang-orang yang melaksanakan olahraga secara normal.

Sebelumnya, sebuah yang dilakukan pihak Universitas Harvard, menyatakan bahwa atlet yang aktif beresiko tinggi terkena gangguan siklus menstruasi.

Hasil lainnya bahwa perempuan yang sering melaksanakan aerobik beresiko mengalami penurunan kelahiran hidup sekitar 30 persen.

5. Mengakibatkan pelepasan radikal bebas

Terlalu usang olahraga juga sanggup menjadikan terjadinya pelepasan radikal bebas yang terjadi secara berlebihan.

Hal tersebut begitu sangat berbahaya alasannya ialah sanggup beresiko meningkatkan resiko mutasi gen dan kanker.

6.  Mengalami sulit tidur

Berolahraga sangatlah bermanfaat semoga kita sanggup tidur dengan lebih nyenyak, tetapi kalau melaksanakan olahraga secara berlebihan justru akan menciptakan insomnia atau sulit tidur.

Sulit tidur alasannya ialah tubuh mengalami stress, serta mengakibatkan pengeluaran kortisol, sehingga menjadi sulit untuk rileks yang menciptakan Kamu tidak sanggup tidur.

7.  Depresi

Olahraga secara berlebihan akan menjadikan depresi. Berbeda kalau berolahraga dilakukan secara normal maka akan menciptakan jiwa lebih percaya diri.

Adapun berolahraga berlebihan menciptakan tubuh menjadi sangat kelelahan, baik itu fisik maupun psikologis sehingga menciptakan orang tersebut nantinya beresko tinggi mengalami depresi parah.

8. Gangguan hubungan dengan orang lain

Point kedelapan ini sanggup saja terjadi, alasannya ialah orang yang kecanduan untuk berolahraga maka waktunya habis untuk itu saja.

Sehingga membuatnya terisolasi dari lingkungan keluarga bahkan teman-temannya, ibarat tidak mau untuk menghadiri suatu program atau seruan atau kumpul-kumpul alasannya ialah sangat ingin berolahraga.

Sehingga, walaupun Kamu ialah seorang yang rutin berolahraga, akan tetapi sempatkan waktu untuk bersosialisasi dengan keluarga dan juga teman-teman.

9.  Gangguan pekerjaan, sekolah dan aktifitas lainnya

Olahraga yang secara berlebihan menjadikan tubuh menjadi praktis lelah dan emosi tidak stabil, sehingga sanggup menciptakan kita sulit berkonsentrasi baik dalam pekerjaan maupun kiprah sekolah.

Sebuah penelitian baru-baru ini menyatakan bahwa latihan ketahanan ibarat marathon menjadikan kerusakan jantung dan ketidaknormalan pada ritme jantung.

Batasan kondusif untuk berlatih marathon yaitu maksimal satu jam untuk setiap harinya.

Para ilmuwan di Amerika menyatakan bahwa teladan latihan intensif dan kompetisi olahraga ketahanan yang sangat ekstrim dan dalam jangka waktu usang sanggup membahayakan jantung.

Latihan ketahanan ekstrim ibarat marathon, triathlon, serta bersepeda jarak jauh hingga puluhan bahkan ratusan KM menjadikan perubahan struktur jantung dan pembuluh darah, sehingga mengakibatkan kerusakan pada jantung.

Loading...

10. Bisa merusak struktur jantung

Pada sebuah studi yang dilakukan beberapa andal kesehatan jantung oleh Baker IDI Heart and Diabetes Institutes di Australia, menawarkan hasil studi bahwa olahraga dengan intensitas tinggi dan waktunya terlalu bisa menjadikan kerusakan pada organ jantung.

Olahraga berlebihan pada walhasil meningkatkan risiko terjadinya perubahan struktural jantung secara permanen & menjadikan aritmia (detak jantung absurd atau gak beraturan).

Sebelum penelitian ini, bersama-sama sudah ada dua buah penenlitian serupa yang memperoleh hasil bahwa adanya gangguan jantung pada atlet (karena melaksanakan latihan keras), ibarat dipublikasikan dalam European Heart Journal.

Studi lainnya menjelaskan hasil penelitiannya bahwa lari marathon bisa menjadikan meningkatkan risiko gangguan pada organ jantung hingga tujuh kali lipat. Peneliti lainnya menjelaskan bahwa sesudah menjalani latihan ketahanan, sejumlah atlet dilaporkan mengalami penurunan fungsi di ventrikel kanannya.

Dan kini peneliti dari Australia juga ikut meneliti hal ini, untuk mencari tahu apakah gangguan jantung ini juga berlaku bagi orang awam yang melaksanakan latihan / olahraga.

Sang peneliti, Dr Andre La Gerche walhasil mengamati teladan latihan fisik dari para partisipan untuk diteliti, guna mengetahui adakah akhir jelek yang menimpa organ jantung.

Hasil penlitiannya, bahwa risiko gangguan jantung sanggup meningkat alasannya ialah olahraga dngan kadar yang tinggi, dan dilakukan dalam jangka panjang.

Tetapi di sisi lain, Dr Andre La Gerche menyampaikan bahwa penelitiannya yang berskala kecil ini, mungkin menjadi tertutupi oleh studi-studi berskala lebih besar yang mengutamakan manfaat olahraga, terlepas dari lamanya durasi latihan yang dilakukan.

“Belum banyak studi yang dikerjakan untuk mengamati orang-orang yang melaksanakan olahraga berintensitas tinggi,” ujarnya, ibarat diambil dari Express.co.uk (1/3/2016).

dr Simon Salim, MKes, SpPD, AIFO dari RS Cipto Mangunkusumo menyampaikan bahwa frekuensi olahraga yang ideal dikerjakan yaitu berkisar 3-5 kali dalam sepekan. Disamping itu, ia juga menjelaskan untuk menghindari beberapa hari berturut-turut tidak melaksanakan kegiatan olahraga sama sekali.

11. Mengakibatkan kepala cepat botak

Sebenarnya olahraga dengan teratur dan sesuai porsinya sangat baik untuk kesehatan, trmasuk kesehatan rambut, bahkan tidak jarang kondisi rambut dijadikan indikator kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Pada sebuah penelitian terbaru, menemukan hasil bahwa olahraga berat tanpa memenuhi kebutuhan gizi bisa menawarkan dampak jelek pada kesehatan rambut, salah satunya menciptakan rambut praktis sekali rontok.

Studi ilmiah yang dilakukan oleh American Hair Loss Association, menyatakan bahwa olahraga berlebihan dalam waktu yang juga usang menjadikan tubuh mengalami stress, bahkan bisa pada tingkat kronis.

Dimana stress kronis menjadi salah satu penyebab utama timbulnya telogen effluvium (TE), yang menciptakan folikel rambut ke fase istirahat sebelum waktunya, sehingga beresiko tinggi mebuat rambut lebih banyak rontok dibandingan rambut yang tumbuh.

Peneliti dari University Of Maryland, menjelaskan bahwa olahraga secara berlebihan bisa menjadikan tingginya resiko lebih tubuh terkena anemia (defisiensi zat besi).

Akibat jelek dari penyakit anemia ibarat rasa lemas, praktis letih dan lesu. Selain itu akhir dari kekurangan zat besi sanggup mengaibatkan rambut menjadi praktis rontok.

Penumpukan keringat berlebih yang bersifat asin selama berolahraga, bisa memicu resiko kerontokan rambut, dan kusam tak bercahaya, walaupun tidak terlalu besar resikonya.

Sehingga, disarankan menyesuaikan olahraga dengan kebutuhan gizi anda, sehingga tubuh bisa menjadi lebih bugar.

12. Kehilangan masa otot

Berlebihan dalam berolahraga mengakibatkan tubuh kehilangan masa ototnya. Dimana semakin sering berolahraga secara berlebihan menjadikan semakin besar resiko tubuh kekurangan kebutuhan nutrisi.

alasannya ialah kondisi ibarat itu, menciptakan tubuh secara alami “mengkonsumsi” massa otot guna mendapat nutrisi. Akibatnya tubuh menjadi sangat kurus (yang tidak baik).

13. Menganggu kegiatan atau pekerjaan

Tidak diragukan, plahraga berlebihan menciptakan tenaga benar-benar terkuras. Baik itu mental maupun fisik yang kelelahan tentunya tiada tenaga lagi yang tersisa untuk melaksanakan banyak kegiatan lainnya. Dan lebih buruknya yaitu timbulnya sindrom kelelahan kronis.


14 Sakit punggung

Olahraga berlebihan menjadikan otot-otot punggung juga ikut bekerja berlebihan diluar  kemampuannya, serta menawarkan tekanan yang terlalu berat pada tulang punggung, alhasil kondisi ibarat ini menjadikan timbulnya rasa sakit di potongan punggung.

Berkenaan dengan ini, olahraga berlebihan juga memicu timbulnya osteoarthritis, yang sering disebut penyakit degenerasi sendi, jadinya terjadi pembengkakan pada sendi-sendi yang ada di dalam tubuh. 

15. Pembekuan Darah

Merupakan salah pemahaman menganggap olahraga berat (intensitas tinggi) bisa efektif memperabukan lemak. Dimana olahraga berlebihan maslaah menimbulkan masalah, ibarat pembekuan darah yang bisa menimbulkan resiko terburuk yaitu kematian...

...karena Pembekuan darah menjadikan jalur arteri menjadi tersumbat.

Pembekuan darah sangat berbahaya dikala sebagian bekuan terlepas dan ikut dalam pedoman darah, inilah yang mengkibatkan pembuluh darah tesunbat.

Adapun apabila bekuan darah tersebut tersangkut di paru, bisa menjadikan terjadinya emboli paru.

Dan kalau bekuan darah terbawa hingga ke otak dan bersarang disana, maka sanggup memicu timbulnya stroke.

Kasus ibarat ini cukup sering ditemukan pada orang-orang yang melaksanakan sering berolahraga angkat beban. Sehingga penting dalam olahraga angat beban tidak memaksakan diri, lakukan secara sedikit demi sedikit dan aman, yang sesuai dengan kemampuan tubuh.

16. Resiko anoreksia

Hasil penelitian dari International Journal of Eating Disorder, berhasil mengumpulkan data dari 336 perempuan anoreksia, dimana lebih dari separuhnya terkena anoreksia akhir berolahraga berlebihan.

Menurut Kate Bruno, seorang terapis gizi dari Charlottesville, bahwa perempuan lebih rentan mengalami anoreksia, alasannya ialah kecenderungan yang obsesif pada olahraga.

Haasil penelitian yang diterbitkan Journal of American College Health pada 2004, menyatakan bahwa 22 persen dari 257 mahasiswi cenderung mempunyai ketergantungan pada olahraga. Dimana, mereka berolahraga bisa sekitar enam jam dalam sehari.

17. Gangguan nafsu makan

Gangguan makan alasannya ialah berlebihan dalam berolahraga bisa menjadi hal yang serius ibarat anoreksia dan bulimia.

Berdasarkan hasil penelitian dari para ahli, menyatakan bahwa terdapat kaitan antara gangguan makan dengan berolahraga secara berlebihan.

Bahkan ancaman penyakit bulimia maupun pnyakit gangguan teladan makan lainnya, kalau ditambah dengan kebiasaan olahraga berlebihan bisa menimbulkan resiko janjkematian yang cukup tinggi.

Penutup
Dengan mengetahui beberapa hal jelek dari berolahraga secara berlebihan, janganlah memaksakan diri untuk terus berolahraga dikala tubuh sudah kelelahan...

...apabila timbul nyeri dan cedera ringan maka segera berhenti dari berolahraga.

Jadi, olahraga harus dilakukan dengan tepat, dan juga waktu dan intensitas yang cukup, sehingga Kamu memperoleh manfaat dan terhindari dari ancaman yang justru akhir dari olahraga berlebihan.

Semoga bermanfaat.

Gunakan URL singkat: http://goo.gl/woYziA (untuk share artikel ini ke Twitter)

You Might Also Like

0 comments